Laporan Tahunan 2021
PT Bank CIMB Niaga Tbk Laporan Tahunan 2021 PT BANK CIMB NIAGA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2021, 2020, DAN 2019 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2021, 2020, AND 2019 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated) Halaman – 5/58 – Page 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) 2. ACCOUNTING POLICIES (continued) m. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali dan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (lanjutan) m. Securities purchased under resale agreements and securities sold under repurchase agreements (continued) Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi. Securities purchased under resale agreements (reverse repo) are classified as amortised cost. Refer to Note 2f for the accounting policy for financial assets that classified as amortised cost. Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli kembali ( repo ) disajikan sebagai liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar harga beli kembali yang disepakati dikurangi selisih antara harga jual dan harga beli kembali yang disepakati (beban bunga dibayar dimuka). Selisih antara harga jual dan harga beli kembali yang disepakati tersebut diamortisasi sebagai beban bunga selama jangka waktu sejak efek- efek dijual hingga dibeli kembali. Securities sold under repurchase agreements (repo) are presented as liabilities in the consolidated statement of financial position at the agreed repurchase price net of the difference between the selling price and the agreed repurchase price (prepaid interest expense). The difference between the selling price and the agreed repurchase price is amortised as interest expense over the period commencing from the selling date to the repurchase date. Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Securities sold under repurchase agreements are classified as financial liabilities at amortised cost. Refer to Note 2f for the accounting policy for financial liabilities at amortised cost. n. Instrumen keuangan derivatif dan lindung nilai n. Derivative financial instruments and hedging Akuntansi instrumen keuangan derivatif Accounting for derivative financial instruments Dalam melakukan usaha bisnisnya, Bank CIMB Niaga melakukan transaksi instrumen keuangan derivatif seperti kontrak tunai dan berjangka mata uang asing, foreign currency swaps, kontrak opsi mata uang asing, dan swap tingkat suku bunga. Instrumen keuangan derivatif dinilai dan dibukukan di laporan posisi keuangan konsolidasian pada nilai wajar dengan menggunakan harga pasar. Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai wajar negatif. In the normal course of business, Bank CIMB Niaga enters into transactions involving derivative financial instruments such as foreign currency spot and forward contracts, foreign currency swaps, foreign currency options contracts, and interest rate swaps. Derivative financial instruments are valued and recorded on consolidated statement of financial position at their fair value using market rates. Derivatives are carried as assets when the fair value is positive and as liabilities when the fair value is negative. Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari perubahan nilai wajar diakui sebagai laba/rugi. Gains or losses as a result of fair value changes are recognised as current year profit/loss.
Made with FlippingBook
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5