Laporan Tahunan 2021

PT Bank CIMB Niaga Tbk Laporan Tahunan 2021 PT BANK CIMB NIAGA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2021, 2020, DAN 2019 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2021, 2020, AND 2019 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated) Halaman – 5/67 – Page 2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) 2. ACCOUNTING POLICIES (continued) x. Sewa x. Leases Kebijakan akuntansi sewa menggunakan model akuntansi penyewa tunggal dan mensyaratkan penyewa untuk mengakui aset dan liabilitas untuk semua sewa dengan pengecualian sewa jangka pendek dengan jangka waktu 12 bulan atau kurang tanpa opsi pembelian dan sewa dengan nilai rendah. Penyewa diharuskan untuk mengakui aset hak-guna yang mewakili haknya untuk menggunakan aset sewaan dan liabilitas sewa yang mewakili kewajibannya untuk melakukan pembayaran sewa. Accounting policies for lease using a single lessee accounting model and requires a lessee to recognise assets and liabilities for all leases with the exemptions of short-term leases with tenor 12 months or less and the underlying asset without purchasing options is of low value. A lessee is required to recognise a right-of- use asset representing its right to use the underlying leased asset and a lease liability representing its obligation to make lease payments. Dampak penerapan PSAK 73 adalah Bank sebagai penyewa atas kontrak sewa properti. Bank menetapkan PSAK 73 secara simplified approach dalam melakukan transisi dan tidak melakukan penyajian kembali untuk informasi komparatif. The impact of PSAK 73 at the Bank is where the Bank is a lessee in property lease contracts. The Bank has elected the simplified approach of transition and did not restate comparative information. Aset hak – guna ROU assets Aset hak–guna pada awalnya diukur berdasarkan biaya yang terdiri dari: - Jumlah pengukuran awal liabilitas sewa - Nilai bersih dari setiap pembayaran sewa yang dilakukan pada/sebelum tanggal mulai sewa dengan aset insentif sewa yang diterima. - Biaya langsung awal; dan - Biaya penonaktifan atau pemulihan ROU assets are initially measured at cost comprising the following: - The amount of the initial measurement of lease liability; - Net value of any lease payments than made at or before the commencement date with any lease incentive received - Any initial direct costs; and - Decommissioning or restoration costs. Aset hak – guna yang bukan properti investasi selanjutnya diukur pada biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai (jika ada). Aset hak – guna pada umumnya disusutkan mana yang lebih singkat selama masa manfaat aset dan masa sewa pada basis garis lurus. Jika Bank yakin akan melakukan opsi pembelian, aset hak – guna disusutkan selama masa manfaat aset pendasar. Selain itu, aset hak – guna akan disesuaikan untuk pengukuran kembali liabilitas sewa tertentu. Aset hak – guna disajikan dalam pos yang sama dengan pos yang digunakan untuk menyajikan aset pendasar serupa jika aset tersebut dimiliki. ROU assets that are not investment properties are subsequently measured at cost, less accumulated depreciation and impairment loss (if any). The ROU assets are generally depreciated over the shorter of the asset’s useful life and the lease term on a straight-line basis. If the Bank is reasonably certain to exercise a purchase option, the ROU asset is depreciated over the underlying asset’s useful life. In addition, the ROU assets are adjusted for certain re-measurement of the lease liabilities. ROU assets are presented in the same item with item that are used to present the underlying asset as if those assets are owned.

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5