Laporan Tahunan 2021

Tinjauan Pendukung Bisnis Laporan Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Data Perusahaan Lainnya Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank CIMB Niaga Tbk Laporan Tahunan 2021 439 yang menimbulkan kompleksitas, memakan waktu yang panjang, serta banyak meliputi proses manual. Rencana, strategi dan kebijakan lainnya yang akan dilakukan pada tahun 2022 meliputi: 1. Peningkatan Mutu Proses Operasional. Unit kerja Operasional akan melakukan perbaikan- perbaikan pada proses operasional yang menimbulkan kompleksitas, memakan waktu yang panjang, serta banyak meliputi proses manual. Lebih banyak otomasi proses kerja sertamengimplementasi inisiatif Robotic dan Penerapan Work Flow pada alur kerja Operasional. Sentralisasi juga akan dilakukan terhadap proses- proses operasional yang memiliki kesamaan, agar dapat memiliki standar dan juga dapat meningkatkan produktivitas karyawan. 2. Melanjutkan Pengendalian biaya pada unit kerja Operasional. Sebagai bagian dari budaya Smart Spending, unit kerja Operasional secara proaktif akan melakukan negosiasi ulang agar harga dan jasa yang ditawarkan tetap kompetitif dan memberikan dampak pengurangan biaya operasional, namun tidak mengorbankan kualitas layanan yang akan diberikan pada nasabah. Berbagai inisiatif gunamenurunkan biaya operasional Bank seperti sentralisasi proses operasional, Organizational Structure Realignment , alih daya, implementasi talent pooling , serta perubahan pada proses-proses untuk mengurangi birokrasi yang berlebihan. 3. Manajemen Risiko Operasional dan Kontrol. Melanjutkan konsep know your employee , dimana setiap atasan harus mengenal dengan baik seluruh karyawannya yang berada dibawah supervisinya, dan berperan aktif dalam menjaga kode etik yang baik dari setiap karyawan melalui coaching serta penyegaran mengenai proses kerja dalam unit kerja masing-masing secara teratur. Disamping hal- hal tersebut, pelatihan-pelatihan melalui Business Learning Session ( BLS ) secara rutin akan terus di jalankan, demikian pula forum berbagi pengalaman, diskusi aktif, dan knowledge sharing antar karyawan senantiasa di jalankan secara teratur. Aplikasi LoG ( Learning on the Go ), yang merupakan aplikasi pelatihan berbasis online juga tersedia untuk diakses oleh setiap karyawan secara mudah. TEKNOLOGI INFORMASI CIMB Niaga terus menjalankan inisiatif penerapan Teknologi Informasi (TI) terbaik dalam rangka memberikan kecepatan, ketepatan, kenyamanan, dan keamanan bagi seluruh nasabah dalam bertransaksi perbankan. CIMB Niaga tetap fokus pada pengembangan TI yang terarah dan efektif yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah serta mampu memberikan nilai lebih terhadap percepatan pertumbuhan bisnis Bank sebagai yang terdepan dalam digital banking . Dengan pengembangan TI yang tepat, CIMB Niaga akan mampu menjalankan pengelolaan Bank secara strategis, menyediakan dan mengembangkan proses bisnis yang efisien dan efektif dengan memperhatikan keselarasan dengan tujuan Bank, serta memastikan pelaksanaaan proses manajemen risiko TI yang kuat dan komprehensif. STRATEGI DAN KEBIJAKAN Selama tahun 2021, CIMB Niaga dihadapkan pada berbagai tantangan eksternal, mulai dari pandemi COVID-19 yang belum berakhir, keberadaan perusahaan Financial Technology Lending (Fintech Lending) dan perusahaan Fintech penyedia jasa pembayaran ( Fintech Payments ) yang tumbuh pesat, hingga kompetensi antar bank yang semakin ketat. Dalam merespon tantangan yang ada serta dalam rangka pemenuhan kebutuhan bisnis Bank, CIMB Niaga menerapkan strategi dan kebijakan pengembangan TI sepanjang tahun 2021 sebagai berikut: 1. Fokus pada pengembangan proyek-proyek terkait TI khususnya dalam bidang kontrol risiko dan peraturan, pertumbuhan pendapatan, penyegaran teknologi dan operasional perbankan. 2. Melakukan pengembangan dan pemanfaatan secara luas layanan digital banking dengan penekanan Application Program Interface (API) dan implementasi ekosistem Cloud untuk menciptakan interaksi yang lebih cepat dengan mitra bisnis melalui kanal-kanal digital. 3. Melanjutkan implementasi otomasi mengunakan robotik dalam unit kerja Teknologi Informasi dan Bisnis Unit untuk mendukung kebutuhan perkembangan bisnis terkini dan pengembangan sistem piranti lunak yang akan membantu digitalisasi alur proses kerja unit bisnis sehingga menjadi lebih sistematis dan termonitor dengan baik. 4. Terus proaktif melakukan pengamanan pada seluruh sistem serta infrastruktur TI guna menghindari risiko Cyber Security . 5. Melanjutkan program-program pelatihan pengembangan kualitas sumber daya manusia, dengan kewajiban untuk mengikuti seluruh modul pelatihan dasar Fundamental IT Program (FIT) yang terdiri dari Induction (Anti Money Laundering, Code of Conduct, AntiFraud, IT Security Awareness dan Operational Risk), IT PDLC (Project Development Life Cycle), Basic IT (System Security, Networking, Database, Data Center Operations, Architecture), dan Problem Solving & Service Excellence.

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5